Menurut ABC News, Presiden Donald Trump mengumumkan pembentukan satuan tugas bernama Super Intelligence Force. Laporan itu memberi nama resmi pada sebuah badan federal.
Departemen Perang AS menerbitkan laporan dengan judul yang menyebut Caine mengatakan superinteligensi adalah prioritas strategis. Judul itu mengaitkan istilah tersebut dengan perencanaan pertahanan.
Judul-judul itu tidak menyebutkan siapa yang akan bertugas di Super Intelligence Force atau apa mandatnya.
