Menurut Mezha, Yassamin Ansari menyerukan jeda pengembangan canggih dan larangan superintelijen buatan. Tom's Hardware menyebutnya sebagai anggota Kongres dan mengatakan seruan itu muncul setelah kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu sela.
TechTimes menyebut politikus Demokrat itu ingin pengembangan dijeda dan superintelijen dilarang saat partainya menguasai Kongres. Tom's Hardware menambahkan bahwa ia menuntut regulasi industri tersebut. Cybernews melaporkan bahwa larangan semacam itu dapat menjeda model teratas.
Devdiscourse melaporkan bahwa Elon Musk membalas keras ketika politikus Demokrat itu menuntut jeda dan larangan. Judul berita tidak menyebutkan apakah ada rancangan undang-undang yang sudah diajukan.
