Menurut CDO Magazine, AHRQ telah menunjuk Gil Alterovitz sebagai Chief Super Intelligence Officer sekaligus Chief Data Officer pertamanya. Media itu menyebut ini pertama kalinya lembaga tersebut mengisi posisi dengan gelar tersebut.
Penunjukan ini membawa nama nasional yang baru ke dalam jabatan kepemimpinan resmi. CDO Magazine melaporkan bahwa peran itu dipegang bersamaan dengan posisi Chief Data Officer.
Secara terpisah, MLex melaporkan bahwa dampak perintah super intelligence Trump bisa terasa secara bertahap. Judulnya tidak menjelaskan apa saja tahapan itu atau kantor mana yang tercakup.
