Menurut CNBC, Elon Musk dan Mark Zuckerberg menggemakan dorongan Trump untuk mengganti nama kecerdasan buatan menjadi superintelijen saat rapat laporan pendapatan. CNBC menambahkan bahwa para eksekutif lain tidak melakukannya.
WJAC melaporkan bahwa Trump mendorong perubahan citra kecerdasan buatan menjadi superintelijen demi membentuk ulang narasi tentang teknologi tersebut. Judul CNBC menunjukkan bahwa sejumlah pemimpin perusahaan kini telah memakai nama baru itu dalam pernyataan publik mereka sendiri.
Judul berita tidak menyebutkan perusahaan lain mana yang tetap memakai istilah lama atau alasannya. Untuk saat ini, laporan itu menunjuk pada perpecahan antara para pemimpin yang mengadopsi nama tersebut dan yang tidak.
